Advertise

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Selasa, 14 Juli 2015

Rasulullah Saw Tak Pernah Memubazirkan makanan, Dengan Menyisakannya.

0 komentar
Rasulullah Saw tak pernah memubazirkan makanan.

Beliau makan jika lapar dan berhenti sebelum kenyang. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.39)
..sesungguhnya(meminum)khamar,berjudi,(berkorban)utk berhala,mengundi nasib dgn panah,adl perbuatan keji..(Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.39).

Jauhilah minuman yang memabukkan. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.39).

Janganlah meminum minuman keras, karena meminum minuman keras adalah kunci kejahatan. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.39).

Barangsiapa yang meminum minuman keras, maka nur keimanan akan menghilang dari dirinya. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.39).

Dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosamu tinggalkanlah (Q.74:4-5). (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.40).

Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (Q.2:222). (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.40).

Allah tidak hendak menyulitkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur (Q.5:6). (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.40).

..Allah tidak suka yang kotor dan yang tidak rapi. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.40).

Gosoklah gigimu, bersihkan mulutmu sehingga senanglah Tuhanmu. (Ajaran Mulia Rasulullah Saw h.40).

Bersambung...
Read more...
Senin, 13 Juli 2015

Obrolan dua orang Muslim, Santri dan Kiayi

1 komentar
Seorang Kiyai memiliki burung Beo yg selalu mengucapkan, Tahlil, Tasbih dan Tahmid karena setiap hari sang Kiyai mengajarinya.

Satu hari burung Beo itu terbang saat sang Kiyai hendak memandikannya. Seketika itu juga sang Kiyai dan para Santrinya mengejar burung tsb.
Naas bagi sang Beo, saat hendak terbang tinggi ia tertabrak Truk dan jatuh. Ketika sang Kiyai mengambilnya Beo itu mengeluarkan suara "kreeek...kreeek...kreek", kemudian mati.

Sepeninggalan burung tsb sikap sang Kiyai berubah. Ia sering gelisah, banyak diam dan merenung di sudut Masjid. Melihat kejadian ini seorang Santri Senior mendekatinya dan berusaha menghiburnya.
Santri: "Kiyai, sejak matinya si Beo, Kiyai sering gelisah, merenung dan banyak diam. Kami sangat prihatin melihatnya. Kami para santri berjanji untuk mencarikan Beo yg baru.

Kiyai: "Bukan itu yg membuat saya merenung dan gelisah. Saya hanya tidak bisa membayangkan jika Sakaratul Maut menjemput apakah mulut saya mengeluarkan Tasbih, Tahmid dan Tahlil atau mengeluarkan suara "kreeek...kreeek...kreeek" karena sakitnya.

Beo saja yg setiap hari membaca Tasbih, Tahmid dan Tahlil saat Sakaratul Maut mengeluarkan bunyi "kreeek...kreeek". Apalagi saya yg jarng bertasbih, bertahlil dan bertahmid. Saya gelisah membayangkannya.

Read more...
Minggu, 12 Juli 2015

Perempuan dan laki-laki islam JANGAN PACARAN

0 komentar
Perempuan dan laki-laki islam JANGAN PACARAN, ini berusaha sedikit demi sedikit untuk menjadi Umat Nabi Muhammad SAW.

Karena di dalam islam tidak ada istilah PACARAN..  sedih ketika melihat fenomena yang merebak di kalangan remaja islam ini.
Harusnya mereka tahu jikalau islam tidak pernah mengenal yang namanya pacaran, jika mereka terus melakukan ini sama saja mereka berusaha sedikit demi sedikit untuk meniadakan eksistensi islam.
Ketika Anda islam bertingkahlakulah seperti orang islam. Setau saya.sih islam hanya mengenal siklus seperti ini, khitbah-taaruf-nikah bagi yang mampu tanpa embel-embel pacaran.
Tapi, begitu mengenaskan ketika kita menjadi jomblo untuk menghindari maksiatnya pacaran kita disangka gila bahkan dianggap tidak punya rasa cinta oleh para aktivis pacaran. Menurut saya sih, Orang yang memiliki rasa cinta tidak hanya dipandang dari segi dia memiliki pacar atau tidak. Biadablah cinta,sempitlah arti cinta bila hanya bermakna pacaran.
Bukankah cinta itu suci? Bukankah cinta itu bermakna luas? Cinta tak sekedar berlarut-larut dalam peradaban ikatan saling suka menyukai. Bukan cinta namanya jikalau hanya pentingkan ego dan nafsu, syahwat itu namanya. Yahhh.. memang beginilah hidup di zaman kapitalis, yang taat agama dianggap gila yang langgar agama dianggap pendekar.
Tidak salah lagi, remaja muslim sekarang telah di suguhkan oleh opini sesat, yang melegalkan maksiat atas nama cinta. Sering menemui para remaja yang telah terbius doktrin yahudi yang bertujuan untuk menjadikan sesuatu yang tidak biasa menjadi biasa.
Banyak remaja yang berpacaran di tepi jalan, di dalam kelas, bahkan di atas pohon yang tujuannya untuk menyalurkan birahi mereka dengan nafsu yang membuncah. Harusnya, benar kata teman , Atok. Jangan biarkan orang yang non mengira bahwa islam itu menghalalkan pacaran. Solusinya yah.. jangan pacaran.
memandang menjadi jomblo bukan sebuah pilihan melainkan sebuah kewajiban guna menghindari maksiatnya pacaran. Karena memang islam menganjurkan jangan mengenal cinta sebelum ikatan pernikahan.
Lebih indah mengatakan nikah dulu baru pacaran..
Read more...

Carita Muslim Yang Melakukan Marbot di Masjid Atta'awwun Cisarua.

0 komentar
Carita Muslim Yang Melakukan Marbot di Masjid Atta'awwun Cisarua.
Merbot masjid Atta'awwun Cisarua Puncak.

Cerita ini nyata yang mengisahkan dua sahabat yg terpisah cukup lama; Ahmad dan Zaenal. Ahmad ini pintar sekali. Cerdas. Tapi dikisahkan kurang beruntung secara ekonomi. Sedangkan Zaenal adalah sahabat yg biasa2 saja.

Namun keadaan orang tuanya mendukung karir dan masa depan Zaenal.
Setelah terpisah cukup lama, keduanya bertemu. Bertemu di tempat yg istimewa; di koridor wudhu, koridor toilet sebuah masjid megah dengan arsitektur yg cantik, yg memiliki view pegunungan dengan kebun teh yg terhampar hijau di bawahnya.

Mesjid tersebut adalah mesjid At-Ta'awun yang berada di puncak Bogor.
Adalah Zaenal, sudah menjelma menjadi seorang manager kelas menengah. Necis. Parlente. Tapi tetap menjaga kesalehannya.
Ia punya kebiasaan.

Setiap keluar kota, ia sempatkan singgah di masjid di kota yg ia singgahi. Untuk memperbaharui wudhu, dan sujud syukur. Syukur-syukur masih dapat waktu yg diperbolehkan shalat sunnah, maka ia shalat sunnah juga sebagai tambahan.

Seperti biasa, ia tiba di Puncak Pas, Bogor. Ia mencari masjid. Ia pinggirkan mobilnya, dan bergegas masuk ke masjid yg ia temukan.

Di sanalah ia menemukan Ahmad. Cukup terperangah Zaenal ini. Ia tahu sahabatnya ini meski berasal dari keluarga tak punya, tapi pintarnya minta ampun.

Zaenal tidak menyangka bila berpuluh tahun kemudian ia menemukan Ahmad sebagai merbot masjid..!
"Maaf," katanya menegor sang merbot. "Kamu Ahmad kan? Ahmad kawan SMP saya dulu?".
Yang ditegor tidak kalah mengenali. Lalu keduanya berpelukan, Ahmad berucap.
"Keren sekali Kamu ya Mas… Manteb…". Zaenal terlihat masih dlm keadaan memakai dasi. Lengan yg digulungnya untuk persiapan wudhu, menyebabkan jam bermerknya terlihat oleh Ahmad. "Ah, biasa saja…".

Zaenal menaruh iba. Ahmad dilihatnya sedang memegang kain pel. Khas merbot sekali. Celana digulung, dan peci didongakkan sehingga jidatnya yg lebar terlihat jelas.
"Mad… Ini kartu nama saya…".

Ahmad melihat. "Manager Area…". Wuah, bener-bener keren."
"Mad, nanti habis saya shalat, kita ngobrol ya. Maaf, kalau kamu berminat, di kantor saya ada pekerjaan yang lebih baik dari sekedar merbot di masjid ini. Maaf…".

Ahmad tersenyum. Ia mengangguk. "Terima kasih ya… Nanti kita ngobrol. Selesaikan saja dulu shalatnya. Saya pun menyelesaikan pekerjaan bersih2 dulu… Silahkan ya. Yang nyaman".
Sambil wudhu, Zaenal tidak habis pikir. Mengapa Ahmad yg pintar, kemudian harus terlempar darik kehidupan normal. Ya, meskipun tidak ada yang salah dengan pekerjaan sebagai merbot, tapi merbot… ah, pikirannya tidak mampu membenarkan.

Zaenal menyesalkan kondisi negerinya ini yg tidak berpihak kepada orang-orang yang sebenarnya memiliki talenta dan kecerdasan, namun miskin.

Air wudhu membasahi wajahnya…
Sekali lagi Zaenal melewati Ahmad yang sedang bersih-bersih. Andai saja Ahmad mengerjakan pekerjaannya ini di perkantoran, maka sebutannya bukan merbot. Melainkan "office boy".
Tanpa sadar, ada yang shalat di belakang Zaenal. Sama-sama shalat sunnah sepertinya.
Setelah menyelesaikan shalatnya Zaenal sempat melirik. "Barangkali ini kawannya Ahmad…", gumamnya.

Zaenal menyelesaikan doanya secara singkat. Ia ingin segera bicara dengan Ahmad.
"Pak," tiba2 anak muda yg shalat di belakangnya menegur.
"Iya Mas..?"
"Pak, Bapak kenal emangnya sama bapak Insinyur Haji Ahmad…?"
"Insinyur Haji Ahmad…?"
"Ya, insinyur Haji Ahmad…"
"Insinyur Haji Ahmad yang mana…?"
"Itu, yang barusan ngobrol sama Bapak…"
"Oh… Ahmad… Iya. Kenal. Kawan saya dulu di SMP. Emangnya udah haji dia?"
"Dari dulu udah haji Pak. Dari sebelum beliau bangun ini masjid…".
Kalimat itu begitu datar. Tapi cukup menampar hatinya Zaenal… Dari dulu sudah haji… Dari sebelum beliau bangun masjid ini…
Anak muda ini kemudian menambahkan, "Beliau orang hebat Pak. Tawadhu'. Saya lah yg merbot asli masjid ini.

Saya karyawannya beliau. Beliau yang bangun masjid ini Pak. Di atas tanah wakafnya sendiri. Beliau biayai sendiri pembangunan masjid indah ini, sebagai masjid transit mereka yg mau shalat. Bapak lihat hotel indah di sebelah sana? … Itu semua milik beliau… Tapi beliau lebih suka menghabiskan waktunya di sini. Bahkan salah satu kesukaannya, aneh. Yaitu senangnya menggantikan posisi saya. Karena suara saya bagus, kadang saya disuruh mengaji saja dan azan…".

Zaenal tertegun, entah apa yang ada di hati dan di pikiran Zaenal saat itu
*****
Ada pelajaran dari kisah pertemuan Zaenal dan Ahmad. Jika Ahmad itu adalah kita, mungkin begitu bertemu kawan lama yang sedang melihat kita membersihkan toilet, segera kita beritahu posisi kita yang sebenarnya.
Dan jika kemudian kawan lama kita ini menyangka kita merbot masjid, maka kita akan menyangkal dan kemudian menjelaskan secara detail begini dan begitu. Sehingga tahulah kawan kita bahwa kita inilah pewakaf dan yang membangun masjid ini.
Tapi kita bukan Haji Ahmad. Dan Haji Ahmad bukannya kita. Semoga ia selamat dari rusaknya nilai amal, sebab ia tetap tenang dan tidak risih dengan penilaian manusia. Haji Ahmad merasa tidak perlu menjelaskan apa-apa. Dan kemudian Allah yg memberitahu siapa dia sebenarnya…
"Al mukhlishu, man yaktumu hasanaatihi kamaa yaktumu sayyi-aatihi" Orang yang ikhlas itu adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya, seperti ia menyembunyikan keburukan-keburukan dirinya.[Ya'qub YahimaHullah, dalam kitab Tazkiyatun Nafs] sumber: fb Farisi
Read more...
Kamis, 09 Juli 2015

Muslim Akhir Zaman Harus Berusaha Sekuat Tenaga Menyampaikan Karunia Tuhan

0 komentar
Muslim Akhir Zaman Harus berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan karunia tuhan.


Kutipan Ringkasan Khutbah Jalsah Salanah Jum'ah 12 Juni 2015.

Sayyidina Amirul Mu'minin, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad.

Khalifatul Masih al-Khaamis ayyadahullaahu Ta'ala binashrihil 'aziiz.

Tentang : Nyatakanlah Karunia-Karunia Allah Ta'ala (Paragraf 12, 13, 14)gira paling banyak akan hadir ratusan tamu lalu akntung.

Seorang tamu dari mmad saw. Bagaimanapun juga, apa yang ia lihat dari dekat dengan mata kepalanya sendiri membuatnya sadar bahwa segala tuduhan tersebut benar-benar salah.

Seorang tamu dari Belgia yang aslinya adalah dari Moroko berkata bahwa suasana kerohanian pada Jalsah telah menyentuh hatinya.

rIa berkata bahwa pandangannya berubah ketika melihat Hadhrat Khalifatul Masih dan kemudian berdoa semoga Allah Ta'ala memungkinkannya.
Read more...
Rabu, 08 Juli 2015

Muslim Akhir zaman di Repotkan dengan Beras Oplosan

0 komentar
Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi berhasil mengamankan seorang tersangka dalam pegolosan beras standar menjadi organik. Beras berbahan kimia itu sudah beredar di super market di Jabodetabek.
"Ini dipasarkan ke supermarket besar di seluruh Jabodetabek," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mudjiono di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2015).

Menurut Mudjiono, tersangka berinisial G tak hanya sekali melakukan aksinya. G telah menyulap beras kualitas standar merk Burung Dara olahan Cipinang menjadi beras organik palsu selama dua tahun tiga bulan.
Dalam sebulan, kata Mudjiono, G melakukan tiga kali pengemasan. Dengan pasokan sebanyak 30 sampai 100 ton. "Setiap bulannya sebanyak 100 ton," ungkap dia.
Tak tanggung, omset yang didapat tersangka mencapai Rp12 miliar selama dua tahun.
Dalam aksinya,   menyulap beras standar dengan mencampur beras menggunakan pewangi pandan serta Fumiphos. Fumiphos adalah bahan beracun yang digunakan untuk mengendalikan hama yang merusak hasil pertanian.
"Pelaku kita jerat UU konsumen dan pangan," tukasnya.
Untuk diketahui, merk-merk yang dibuat tersangka adalah:
1. Super Pandan Wangi 10 liter dengan harga jual Rp229 ribu
2. Super Long Grain 10 liter dengan harga jual Rp270 ribu
3. Super Ramos Setra 10 liter dengan harga jual Rp280 ribu
4. Ratu Ayu Brand 10 liter dengan harga jual Rp260 ribu
5. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0% 5 liter dengan harga jual Rp60 ribu, dan
6. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0% 2 liter dengan harga jual Rp40 ribu.
Read more...
Selasa, 07 Juli 2015

Sulitnya membangun Mesjid Ahmadiyah di Kersamaju Garut

0 komentar

Asslm Wr Wb. Kami dari Polda Jabar menyampaikan kronologis penyegelan tempat ibadah ahmadyah oleh SATPOL PP sbb :

a. Pd tanggal 31 april telah dilakukan penyegelan tempat ibadah ahmadyah oleh sat pol PP atas persetujuan bakorpakem dan seluruh muspida atas pertimbangan pendirian tempat ibadah tdk memenuhi persyaratan pendirian tempat ibadah.
b. pada tanggal 26 juni 2015 ketua JAI mengirim surat permintaan utk membuka tempat ibadah yg di segel kepada Muspida dan bakorpakem, oleh bakor pakem dijawab melalui surat bahwa tempat ibadah tetap belum boleh dilakukan penyegelan karena belum memenuhi persyaratan.
c. Pada hàri ini senin tgl 29 juni pkl 11.00 mendapat informasi dari intelijen bahwa JAI di dusun gadel desa kersamaju, kec. Cigalontang kab. Tasikmalaya akan membuka paksa segel yg telah terpasang. Pkl 11.00 kapolres memerinthkan kasat intel untuk mengecek informasi tersebut.
Pkl. 13.00 mendapat informasi dari intelijen bahwa FPI dari kota tasik, banjar, garut dan salawu telah berkumpul di tempat masing-masing sekitar 2000 orang lkurang lebih menunggu ketegasan pemerintah dan akan menyerang tempat ibdah JAI tersebut .
Pkl13.00 kapolres beserta angggota, Satpol PP,  danramil, camat mendatangi lokasi untuk mengecek dan mengamankan kelompok JAI di desa kersamaju.
Pkl. 14.00 di dapatkan tempat ibadah sudah dibuka dan di duduki oleh kelompok JAI. Upaya kades, camàt, menghimbau JAI yang ada di dalam tempat ibadah utk keluar, karena tempat itu belum memenuhi syarat utk mendirikan bangunan tempat ibadah sesuai perda kab. Tasikmalaya.
Pkl 15.00 jamaah JAI yg didalam tempat ibadah mau keluar dan diadakan penyegalan oleh satpol PP dan di kawal anggota polres dengan pertimbangan utk diamankan supaya tidak.mendapat perlawanan dari massa pok JAI.
Catatan :
- pada saat kejadian diamankan satu orang yg mengaku sbg jurnalis dari media "Pantau" utk diperiksa identitasnya dan dimintai keterangan karena memprovokasi massa JAI utk melawan petugas dan sekarang sudah dilepaskan.
-Polres kab tasikmalaya dengan sat pol PP cepat mendatangi TKP dan SATPOL PP cepàt memasang lagi segel yg sudah dilepas dengan alasan kemanusian yang lebih besar, karena apabila pemerintah tdk tegas maka ormas islam (FPI dan TALIBAN ) akan menyerang tempat ibadah tersebut dan akan menghancurkan sehingga timbul konflik sosial yang lebih besar.
Saat ini situasi masih aman terkendali dan tempàt ibadah masih dijaga oleh dua peleton dalmas, satpol PP, TNI dan masyarakat.
Demikian informasi sementara yang dapat di sampaikan,atas perhatian nya diucapkan terima kasih.
Wasslm Wr Wb.
Asalamualaikum wr wb..
Terima kasih atas informasi yang dikirimkan kepada kami, sebelumnya kami menyampaikan permohonan maaf apabila ada bahasa maupun tindakan yang kurang berkenan, karena tindakan yang diambil adalah atas dasar untuk keamanan dan ketertiban masyarakat serta lingkungan bukan untuk kepentingan perseorangan maupun pihak tertentu. Berdasarkan hasil konfirmasi kami untuk kronologis kejadian tentang jemaah ahmadiyah di kab.Tasikmalaya. sbb:
1. Tgl 31 Maret 2015 dari jam 08.30-09.30 dilakukan penyegelan tempat ibadah jemaah ahmadiyah oleh satpol PP kab.Tasikmalaya, giat tsb didasari adanya pertemuan pd tgl 27 Maret 2015 yg dihadiri oleh sekda kab.tasikmalaya, kejari, kasatpol pp dan Polres Tasikmalaya yg diwakili oleh kabag ops dimana membahas masalah pembangunan tempat ibadah jemaah ahmadiyah yg tidak memiliki ijin.
2. Tgl 29 Juni 2015 sekitar pk.12.30 wib telah terjadi pembongkaran segel dari jemaah ahmadiyah dipimpin oleh ust.saeful uyun dan jemaah ahmadiyah menduduki tempat ibadah tsb, dengan adanya aktivitas tsb ada indikasi kerawanan gangguan kamtibmas  dimana terdapat kelompok ormas FPI yg mendengar bahwa ada Jamaah Ahmadiyah yg akan membuka mesjid yg disegel, maka satpol PP didampingi oleh Polres Tasikmalaya mendatangi TKP dan menghimbau kpd warga ahmadiyah utk tidak menduduki tempat ibadah tsb. Sempat terjadi perdebatan antara pihak ahmadiyah dan satpol PP dan Polres Tasikmalaya. Pada akhirnya sekitar pukul 16.00 warga ahmadiyah berhasil dievakuasi dari tempat ibadah ahmadiyah dan pihak satpol PP sdh menyegel kembali tempat ibadah tsb dan disaksikan oleh Polres Tasikmalaya.
3. Dalam proses pengamanan penyegelan oleh satpol PP, Polres Tasikmalaya sempat mengamankan satu orang yg mengaku jurnalis dari media "Pantau" dikarenakan pada saat ditanyakan identitas dan surat tugas dari media tsb, ybs sempat menolak, maka utk menghindari hal yg tdk diinginkan maka orang tsb dimintai keterangan di kantor Polres Tasikmalaya.
Dan saat ini Polres Tasikmalaya sdh mencatat identitas ybs dan melepaskan kembali.
Demikian informasi yang diterima berdasarkan hasil konfirmasi dengan Polres Tasikmalaya, diharapkan kepada masing-masing pihak untuk meredam massanya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Permasalahan ini akan dipantau secara intensif sehingga dapat diselesaikan secepat mungkin.
Was wr wb..
Read more...
 
Ahmadiyahjabar © 2014 | Designed By Blogger Templates